KNPI Dukung Pemda “Usir” Lonsum

Penyerahan Pataka KNPI oleh DPD I KNPI Sulsel kepada Ketua Terpilih Hardi Mangkubumi

KABAR TORAJA– Persoalan PHK karyawan PT.Lonsum seolah belum menemukan titik terang, pernyataan Wabup Bulukumba, Tomy Satria Yulianto yang akan mengusir Losum dari Bulukumba saat menerima massa unjuk rasa menunut pembayaran upah karyawan yang di PHK juga menuai pro dan kontra di tengah masyarakat termasuk pemuda.

KNPI Bulukumba di bawah komando Hardi Mangkubumi mengapresiasinya pemerintah daerah untuk memberikan warning kepada PT Lonsum.

“Sudah betul langkah yang akan di ambil oleh Pemda jika PT.Lonsum tidak membayar upah karyawan yang di PHK, maka Pemda akan mengusir Lonsum dari Bulukumba. Mengusir lonsum saya fikir adalah kangkah tepat, mengingat sumbangsi Londsum juga nihil, apalagi banyak masyarakat yang resah atas keberadaan lonsum di Bulukumba,” ungkap Hardi, dalam keterangan persnya, Jumat (5/8/2017).

Lebih lanjut Hardi katakan anggapan bahwa ketika Londsum diusir dari Bulukumba maka akan banyak warga kehilangan pekerjaan, itu adalah pernyataan yang keliru.

“Justru bagi saya jika lonsum tidak ada di Bulukumba ini akan semakin mudah bagi Pemda untuk mengelola sendiri dengan mekanisme BUMD, jadi karyawan sebelumnya tetap akan bisa bekerja,” terang Hardi.

Terkait adanya oknum yang mengatas namakan KNPI, itu sama sekali merusak citra organisasi Kepemudaan, Pemuda itu harus tampil di garda terdepan membela hak-hak warga yang tersalimi, bukan menjadi antek kapitalis.

“Apapun alasan PT. Londsum itu sama sekali tidak bisa dibenarkan, mereka harus bertanggung jawab terhadap hak-hak yang dituntut oleh karyawan yang di PHK. Kedepan tidak menutup kemungkinan karyawan yang masih terdaftar di PT Londsum kemungkinan akan bernasib sama dengan karyawan yang di PHK, olehnya itu kita dukung langkah tegas pemerintah daerah terhadap Londsum sebelum terlalu besar gejolak dari bawah,” tegas Hardi.

“KNPI akan bersama warga yang tersalimi, kami tidak ada konpromi dengan perusahaan yang menyengsarakan masyarakat,” tutup hardi.

Senada dengan pendapat Hardi, Muh. Ashar mantan ketua IMM dua periode di konfirmasi menyampaikan apresiasi atas langkah Pemda Bulukumba.

“Sudah tepat langkah yang akan di tempuh Pemda, mengingat selama ini tidak ada itikad baik dari lonsum untuk menyelesaikan ini, mediasi yang dilakukan Pemda pun terkesan diabaikan,” kata Ashar.

Menurutnya, Pemda juga tentunya telah memikirkan matang-matang sebelum mengeluarkan statement akan mengusir Londsum.

Poetra/JF

Komentar Anda