Poling Balon Bupati Toraja Di Pilkada 2015

Menurut Anda Siapakah Balon Bupati Toraja Utara yang pantas maju di Pilkada 2015: 1. EDIE RANTE TASAK 2. DAVID PAJUNG . 3. F.B.SORRING.4. F.B.ROMBELAYUK. 5. YOHANIS BASSANG 6. LEWARAN RANTELA'BI'.7.YERVIS PAKAN.8.JAFFRAY BITIKAKA. Kirim tanggapan ISI KOLOM dibawah INI. Atau ke email: kabartoraja@gmail.com atau via FB kabartoraja
Email:
Judul:
Pesan:
Pertanyaan anti spam: Berapa jumlah mata manusia?

Video Toraja

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini5206
mod_vvisit_counterKemarin9403
mod_vvisit_counterMinggu ini5206
mod_vvisit_counterMinggu kemarin57342
mod_vvisit_counterBulan ini201502
mod_vvisit_counterBulan Kemarin262235
mod_vvisit_counterTotal8545762

We have: 71 guests online
IP anda: 54.161.175.231
 , 
Today: Sep 21, 2014
-Sidang Pelaku Asusila Gadis Cilik Ditoraja Diwarnai Insiden- PDF Cetak E-mail
Berita | Headline
Ditulis oleh jefry on Rabu, 29 Februari 2012 20:58   

Editor: KTC01, Reporter: Papa' Eva

 

KABAR-TORAJA.COM-Tana Toraja- Sidang kasus asusila pemerkosaan anak dibawah umur di Pengadilan Negeri Makale dengan agenda pemeriksaan saksi korban CR dan kedua orang tua Agustinus dan Mery Padestan, serta guru les korban Mery, Rabu (29/20 kembali dilanjutkan, (Baca: Pelaku Asusila Gadis Cilik Diancam 30 Tahun Penjara).

Sidang dipimpin oleh majelis hakim Barmen Sinurat. SH, bersama hakim anggota Julita Tandi Massora. SH, dan Bony Daniel. SH. Dikesempatan itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Desty Rerung, dan Abu Patendean, mendudukkan terdakwa Robianus Gama dikursi pesakitan, sidang ramai dijubeli pengunjung dan kelurga korban.

Saat sidang berlangsung tertutup untuk umum yang dijaga ketat petugas Polres Makale, diluar sidang sempat terjadi ketegangan. Terjadi pengibaran spanduk yang isinya mengutuk pelaku Robianus Gama dihukum mati. Aparat yang berusaha mengambil spanduk tersebut dihalang-halangi keluarga korban. Beruntung ketegangan kecil yang ada tidak berlangsung lama karena keluarga korban lantas menurunkan spanduk tersebut.

Salah satu keluarga korban Anto kepada kabar-toraja.co, menuturkan karena perbuatan pelaku sangat keji dan tidak manusiawi, tidak ada jalan lain majelis harus menjatuhkan hukuman seberat-beratnya. “Bila perlu hukum mati saja, terang Anto.

Ditemui terpisah kuasa hukum terdakwa Andarias Toding Datu, mengatakan bila kliennya diancam JPU 15 tahun penjara dengan denda 300 juta sesuai UU perlidungan anak, singkat Andarias.

 

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

Play Group Agape


Agape Play Group dan Penitipan Anak

Hakcipta © 2011 Kabar Toraja. Semua Hak Dilindungi.