Jadi Target Polisi, Pria Penyebar Hoax Gempa Menyerahkan Diri

KABAR-TORAJA,– Beberapa wakfu lalu warga Bulukumba, terutama yang berada di Kecamatan Kajang dibuat geram oleh stutus salah satu pengguna medsia sosial Facebook. 

Dalam statusnya di facebook, MR menulis kata-kata “Ya Allah Mudah Mudahan Gempaki Kajang dan Lain-lain, dan Diiringi Sunami, Matematennu Mange”. Status ini membuat masyarakat menjadi geram dan marah.

Atas perbuatannya ini, MR menjadi incaran Kepolisian Bulukumba. Lantaran dirinya sudah menjadi incaran Polisi, MR menyerahkan diri ke Polisi.

Informasi yang dihimpun, Kanit Tipidter, Bripka Ahmad Fatir.SH.MH menerima pelaku penyebar berita Hoax di media sosial Facebook lelaki MR dari Bhabinkambtibmas Desa Bonto Baji Brigpol Supriadi, di Mapolres Bulukumba, Kamis (11/10/2018) pukul 14.00 Wita.

Lelaki MR (17 tahun) ini diamankan oleh Brigpol Supriadi karena berawal dari memberikan informasi hoax, Senin 1 Oktober 2018.

Mengetahui lelaki MR adalah warga Dusun Kampung Baru, Desa Bonto Baji, Kajang, Unit Tipidter Polres Bulukumba berkoordinasi dengan Brigpol Supriadi selaku Bhabinkamtibmas.

“Brigpol Supriadi langsung mendatangi dan menyampaikan terhadap keluarga pelaku lelaki MR dan keluarganya pun paham serta kembali menyampaikan kalau lelaki MR siap menyerahkan diri untuk proses hukum,” jelas Kasat Reskrim Polres Bulukumba Iptu Deki Marizaldi.

Lanjut Iptu Deki, keesokan harinya pelaku lelaki MR di antar ke ruang Unit Tipidter untuk menyerahkan diri, selanjutnya dilakukan pemeriksaan.

“Dalam tahap pemeriksaan terhadap pelaku, lelaki MR dihadapan penyidik Tipidter mengakui perbuatannya bahwa ia sendiri yang memberikan berita hoax di akun Facebook tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Bulukumba Iptu Deki Marizaldi S.IK MH di dampingi Kanit Tipidter Polres Bulukumba Bripka Ahmad Fatir SH.MH bersama anggota Unit Tipiter

mengamankan anak dibawah umur berinisial IA karena menyebarkan informasi Hoax dan hate speach di media sosial.

MJ

 

Komentar Anda