Kemenristekdikti Gelar FGD Pengembangan Klaster

Ophir Sumule

KABAR TORAJA– Direktur Sistem Inovasi Kemenristekdikti, Ophirtus Sumule memimpin pertemuan Focus Group Discussion (FGD) membahas model pengembangan Klaster Inovasi berbasis komoditas Kopi Toraja di Hotel MGH Makassar, Jumat (19/05/2017).

FGD ini merupakan tindaklanjut pertemuan yang telah dilaksanakan di Toraja Utara, 21 April lalu bertujuan mensinergikan peran para aktor inovasi dari perguruan tinggi, industri/dunia usaha, pemerintah dan lembaga pembiayaan dalam rangka mereformulasi model pengembangan Kopi Toraja berbasis klaster inovasi untuk peningkatan kesejahteraan daya saing daerah.

Dalam model klaster inovasi, peran Pemerintah Daerah sebagai salah satu aktor inovasi adalah mendisain kebijakan daerah dalam bentuk regulasi, roadmap dan dokumen RPJMD agar lingkungan usaha kondusif, dukungan insentif untuk start-up dan memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat.

Dan Perguruan Tinggi sebagai lembaga riset dan penghasil teknologi adalah menciptakan invensi, inovasi, teknologi dan pembangunan sumber daya manusia yang mampu menghasilkan teknologi sesuai dengan kebutuhan industri di daerah.

Sementara peran dunia usaha/industri sebagai kelompok pelaku ekonomi yang melakukan proses pengolahan barang menjadi produk atau jasa bernilai tambah, berperan sebagai industri inti, pemasok, pengguna produk (pembeli), terkait dan menunjang kesinambungan proses produksi. Serta lembaga pembiayaan berperan sebagai stimulan peningkatan kapasitas.

Sasaran FGD ini adalah (1) terwujudnya sinergi peran perguruan tinggi/lembaga litbang, pemerintah daerah dan dunia usaha/industri untuk pengembangan klaster inovasi komoditas Kopi Toraja, (2) meningkatnya nilai tambah (added value) dan produktivitas produk inovasi unggulan daerah (Kopi Toraja) berbasis hasil riset perguruan tinggi/lembaga litbang, (3) kelembagaan ekonomi rakyat dan daya saing daerah yang kuat, (4) terwujudnya perlindungan, konservasi dan keberlanjutan (Sustainability) komoditas unggulan daerah, dan (5) kesejahteraan rakyat/petani kopi di Toraja meningkat.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Bupati Tana Toraja dan Toraja Utara, Kopertis IX, Balitbangda Sulsel, Daud Malamssang (Rektor UKI Toraja), Yunus Musa (Fak. Pertanian Unhas), Andarias (Kacab BRI Toraja), Brent Litha (dunia usaha), Tarsis Kodrat (tokoh Toraja), PT. Suletco, PT. Toarco, Luther Barrung (penggiat pariwista).

Bahran/JF R

Komentar Anda