Kemenristekdikti Monev Penerapan IPAT BO di Sulsel

Evaluasi oleh tim monev I di hadapan Kadis Pertanian Wajo, Camat, Babinsa, Penyuluh dan Petani Pelaksana

KABAR TORAJA– Kemeristekdikti membentuk Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bakti Teknologi dalam rangka perayaan Hakteknas ke-22 yang dipusatkan di Makassar, Sulawesi Selatan 10 Agustustus 2017 mendatang.

Tim Monev I terdiri dari dua kelompok, di antaranya tim monev satu meliputi wilayah Utara terdiri dari 12 Kabupaten/Kota, dan Tim Monev dua meliputi wilayah Selatan terdiri dari 12 Kabupaten/Kota. Kegiatan Monev I berlangsung selama 4 hari, tanggal 09 – 12 /06/2017.

Dalam monitoring dan evaluasi kali ini, hampir semua wilayah penerapan teknologi Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik ( IPAT-BO ) sesuai dengan Standart Operating Prosedure (SOP) atau petunjuk teknis teknologi IPAT-BO yang diperoleh saat Training of Trainer sebagai pedoman pelaksanaan penerapan.

Penerapan teknologi IPAT-BO terbilang baru untuk beberapa kabupaten pada MT² (musim gadu) disertai cuaca ekstrim di slSulawesi Selatan, namum PPL/ Pendamping, Dinas Pertanian dan Petani pelaksana tetap antusias, dan memberikan hasil yang maksimal, terbukti dengan adanya penerapan di kab/kota masing-masing, mulai dari persiapan lahan, pembibitan, tanam serentak dengan melibatkan instansi lain, perawatan tanaman padi mulai pemupukan, pengamatan hama dan penyakit, pemberian Bio-stimulan ABG, sampai saat ini sdh memasuki 42 HST

Wakil Ketua Tim Pelaksana Yedid Nenobais menyatakan, Kemenristekdikti memberikan bantuan berupa paket teknologi, diantaranya benih bermutu, Pupuk Organik Amazing Bio Growth (ABG), pergantian pupuk bersubsidi, dan tenaga ahli.

“Jadi bapak/ibu sebagai pelaksana cukup menyipakan lahan, tenaga tanam dan merawat sampai panen karena hasilnya petani yang nikmati,” kata Yedid.

Jems/JF

Komentar Anda