DIULANG TAHUNNYA YANG KE-6 TORAJA UTARA

Dibawah ini Menurut Anda Yang harus Dibenahi di Toraja Utara: A. Infrastruktur B. Sarana Dan Prasarana. C. Pejabat Berkompeten (SKPD) Untuk mengirim tanggapan ISI KOLOM dibawah INI. Atau kirim ke email: kabartoraja@gmail.com atau via FB kabartoraja.
Email:
Judul:
Pesan:
Pertanyaan anti spam: Berapa jumlah mata manusia?

Video Toraja

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini10461
mod_vvisit_counterKemarin11641
mod_vvisit_counterMinggu ini46304
mod_vvisit_counterMinggu kemarin79516
mod_vvisit_counterBulan ini304209
mod_vvisit_counterBulan Kemarin325335
mod_vvisit_counterTotal8065842

We have: 127 guests online
IP anda: 54.196.196.108
 , 
Today: Jul 30, 2014
Kata Mereka Tentang Penulis Pariwisata Toraja  E-mail
Ditulis oleh Editor: KTC02/Reporter: Lai' Melda on Senin, 24 Februari 2014 21:32   

Pengelola Wisma Monika Rantepao, Yosefine, saat diwawancarai anggota LPP-TorajaKabar-Toraja.Com-Rantepao- Peduli pada daerahnya sendiri melalui publikasi positif wisata di Toraja, sekelompok pemuda yang tergabung dalam Lingkar Pena Pariwisata Toraja (LPP-Toraja) diapresiasi sejumlah penyelenggara wisata.

Apresiasi para pemangku kepentingan tersebut disampikan saat LPP-toraja menggelar Coaching Clinic (teori praktek terjun langsung dibimbing para mentor, baru baru ini Minggu (23/2/2014).

Salah satunya datang dari pengelola wisma Monika Rantepao Ibu Yosefin menuturkan, apa yang dilakukan kelompok pemuda ini yang peduli wisata didaerahnya sendiri sangat positif dan harus dikembangkan, dan wajib dicontoh oleh anak-anak muda lainnya.

“Ibu berpesan jangan bosan dalam belajar, harus bisa menambah wawasan melalui kegiatan ini,” ujar Yosefine mengapresiasi saat didatangi LPP-Toraja menghimpun data wisma yang dikelolanya, baru-baru ini Minggu (23/2/2014).

Dilain pihak Ketua Asosiasi Travel Agen Sulawesi Selatan (ASITA Sulsel) Didi Leonardo Manaba, menyatakan yang namanya wisata tak akan lepas dari yang namanya publikasi

“Publikasi adalah harga mati bagi wisata,” singkat Didi Leonardo dalam perbincangan dengan media ini beberapa waktu lalu.

Tak hanya pemangku kepentingan wisata, penyelenggara pendidikan pun turut mengapresiasi langkah positif tersebut. Salah satunya datang dari Wakil Kepala Sekolah SMA Lentera Harapan Toraja, Dewa Komang Trimahayana, mengatakan LPP-Toraja merupakan suatu organisasi yang memiliki hati akan keprihatinan untuk memperkenalkan tanah kelahiran orang Toraja, yang ditemui di ruang kerjanya Selasa (18/2/2014).

Menurut Dewa Komang mahasiswa jebolan Universitas Pelita Harapan (UPH) ini menilai sadar budaya melalui menulis yang digagas LPP-Toraja merupakan suatu bentuk ajakan, kepada setiap orang yang membaca tulisan tersebut untuk sadar bahwa setiap budaya yang ada disetiap daerah unik, termasuk Toraja itu sendiri.

“Kami hanya mau unjuk diri layaknya orang muda sebagaimana yang disebut sebut ujung tombak perubahan, eksis di tanah kelahiran hingga stake holder tahu bahwa kami ada,” ujar Humas LPP-Toraja Nelly Pongsiuluran yang saat itu bersama mentor lainnya ikuti coaching clinic.

Baca Juga: Penulis Pariwisata Toraja Fokus Publikasi Hotel



Tags: Kata  Penulis  Pariwisata  
 

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

Play Group Agape


Agape Play Group dan Penitipan Anak

banner

Tour And Travel

Permata Travel

JOKOWI Atau PRABOWO?

Pilih Pasangan Capres-Cawapres Anda Ini
 

Penulis Pariwisata Toraja


lintas7.com


Hakcipta © 2011 Kabar Toraja. Semua Hak Dilindungi.