Panen Raya Sidenuk di Banggai

KABAR TORAJA– Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Jumain Appe, bersama Bupati Banggai, dan Muspida, melakukan panen Raya di Kelompok Tani Matterowale 1, Kelurahan Bakung, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (26/10/2017), kerjasama Kemenristekdikti, pemerintah Kabupaten Banggai, Batan, dan Untika.

Jumain Appe menjelaskan, dalam satu hektar, benih Sidenuk mampu menghasilkan tujuh hingga delapan ton beras dalam jangka waktu 113 hari, namun saat ini kita bisa panen 96 Hari setelah tanam, dengan hasil 8,6 ton/ha Gabah Kering Panen

Hasil tersebut membuktikan, benih Sidenuk sukses dikembangkan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Keberhasilan tersebut tidak semata-mata karena benihnya yang unggul, namun karena pola tanam yang digunakan berbeda dari yang petani tradisional terapkan. Yakni, pola tanam IPAT-BO (Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik).

“Jika penerapannya sesuai SOP yang sudah kami ajarkan melalui TOT, maka hasilnya akan jauh lebih tinggi dari hasil yang di capai sekarang, dengan menghasilkan beras Organik”. tuturnya

Dikesempatan yang sama Bupati Banggai, Herwin Yatim dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kabupaten Banggai saat ini sedang bergerak maju dengan mengusung visi Mewujudkan Kabupaten Banggai sebagai Pusat pertumbuhan ekonomi, pertanian, dan kemaritiman berbasis kearifan lokal dan budaya, serta misi pertaniannya adalah mengembangkan Pertanian melalui pemanfaatan teknologi menuju Swasembada Pangan berkelanjutan.

James/MJ

Komentar Anda