Penerapan Teknologi IPAT BO di Torut Tidak Sesuai Juknis, Direktur Sistem Inovasi Kecewa

Perbandingan penerapan teknologi IPAT-BO dalam rangka perayaan Hakteknas ke-22

KABAR TORAJA– Teknologi IPAT-BO merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka mensukseskan perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke 22 yang di pusatkan di Makassar, 10 Agustus 2017 mendatang.

Direktur Sistem Inovasi Kemenristekdikti, Dr. Ophirtus Sumule, merasa kecewa dengan respon Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Dinas Pertanian Kabupaten Toraja Utara, setelah meninjau lokasi penerapan peningkatan produksi padi metode IPAT-BO, Minggu (24/07/2017) di Lembang Labbo, Kecamatan Sanggalangi.

Menurutnya, jauh sebelum kegiatan ini dilaksanakan sudah dibahas bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah, bahkan petani pelaksana, PPL dan perwakilan dinas terkait dari 24 kabupaten/kota se Sulawesi Selatan telah diikut sertakan dalam pelatihan TOT di Makassar Bulan April dan Mei 2017.

“Seharusnya hal ini tidak sampai terjadi, karena mulai dari pelatihan, benih unggul, paket pupuk organik dan pergantian pupuk kimia sesuai harga subsidi sudah kami bantu, ternyata tidak diterapkan sesuai petunjuk teknis pelaksanaan,” ungkap Ophir yang juga putra asli Toraja.

James/JF

Komentar Anda