Tenun Tradisional Sa’dan Toraja Tembus Pasar Internasional

anggota pengrajin tenun tradisional Sa`dan sedang meranglai benang membuat tenun berbagai corak dan warna

KABAR TORAJA– Tenun tradisonal di To`Barana Sa`dan Toraja Utara di bawa naungan Yayasan Torajamelo, merupakan salah satu kerajinan khas Toraja masih berkembang secara turun temurun. Kualitasnya terjamin karena dikerjakan dengan manual para ibu pengrajin yang sudah terampil dan berpengalaman.

Tenun khas Toraja ini masih langka, untuk menembus pasar internasional Yayasan Torajamelo bekerja sama dengan Bank BNI mendirikan Koperasi Sa’dan Siangkaran.

Kawasan pengrajin tenun Sa’dan ini, juga menjadi salah obyek wisata yang sering dikunjungi para turis saat mengahiri perjalanannya di Toraja untuk membeli oleh-oleh khas Toraja.

“Hadirnya Bank BNI menjadi bapak angkat tenun tradisional Sa’dan, tentu menjadi momentum dan langkah awal kembangkan tenun Toraja menuju industry sekaligus produksinya tembus pasar Internasional,” terang Denny Parura ketua Yayasan Torajamelo, Sabtu (20/02).

Dikatakan Denny Parura, tenun tradisional khas Toraja sejak dibentuk Yayasan Torajamelo 2012 lalu, awalnya hanya beranggotakan dua orang.

“Namun setelah BNI menjadi bapak angkat dan mendirikan koperasi Sa`dan Siangkaran, tenun khas Toraja terus berkembang dengan banyaknya permintaan sehingga merekrut sejumlah pengrajin dan hingga sekarang sudah 250 anggota dari kaum perempuan,” terang Denny Parura.

Kerajinan tenun khas Toraja kini terus dilestrikan bagian dari seni dan budaya, sebab pada cara tingat regional dan nasional tenun khas Toraja sudah dikenal, dan salah satu kegiatan dilakukan perkenalkan tenun Toraja melalui fashion show dan peragaan busana di beberapa daerah.

Hasil pantauan di kerajinan tenun Sa`dan dengan hadirnya pengrajin lansia Ne’ Panggau (87), sudah puluhan tahun terus menjaga keaslian tenun khas Toraja dengan cara menenun kain dengan alat seadanya.

Ne`Panggau salah seorang anggota Yayasan Torajamelo cukup terampil dan sudah ahli merangkai kapas dari kebunnya sebagai salah satu kebutuhan tenun.

(Papa Eva/JF)

Redaksi membuka ruang kepada pembaca untuk mengirimkan artikel, opini, ataupun peristiwa dengan mengirikan melalui form citizen report, atau email: info@kabar-toraja.com

Komentar Anda