Sabung Ayam Diduga Dibeking Perwira Polres Tator

Sabung Ayam

KABAR TORAJA– Maraknya aktivitas judi sabung ayam di Toraja Utara membawa keresahan bagi masyrakat dan sekelompok tokoh adat di Toraja.

Judi sabung ayam di beberapa tempat di Toraja Utara seperti Tallunglipu, Bua, Tondon dan beberapa tempat lainnya diduga dibekingi oknum Perwira Tinggi Polres Tana Toraja.

Berdasarkan hasil penelusuran dan pengakuan narasumber layak dipercaya katakan, beberapa oknum aparat polisi diduga membekingi aktivitas judi sabung ayam tersebut.

“Hampir semua aktivitas judi sabung ayam yang dilakukan di Toraja Utara dibeking oleh oknum polisi dari polres Tana Toraja,” katanya.

Ditambahkan, penyelenggara judi sabung ayam menyetor sekitar 5-6 juta perharinya dikirim langsung ke rekening pribadi masing masing atau face to face. Setoran tergantung ramainya kegiatan.

“Jika dikasih uang kurang mereka akan bertanya lagi untuk minta tambahan, jadi daripada dibubarkan, ya setor saja biar kita aman semua,” jelasnya.

Selain itu, ada istilah bagi para penjudi yaitu selamat pagi  dan selamat sore.

Selamat pagi adalah aktivitas judi sabung ayam dari pukul 09.00-13.00 wita, biasanya dilaksanakan hari Minggu di Pangli Kecamatan Sesean Toraja Utara.

Sedangkan, selamat sore adalah aktivitas judi sabung ayam yang dilaksanakn pada sore hari setelah selesai aktivitas selamat pagi.

Salah satu aktifitas sabung ayam, Jumat (19/05/2017) di Tondon diselenggarkan oleh PR, selain dibeking oleh oknum polres, juga disebut oknum dari Polda.

Salah satu tokoh adat Toraja dimintai keterangan katakan, aktivitas judi sabung ayam yang marak sekarang ini sangat meresahkan karena aktivitas itu telah merubah tatanan adat di Toraja dan bergesernya nilai nilai adat dan budaya Toraja.

Orang Toraja melaksanakan sabung ayam untuk melengkapi prosesi upacara adat sekarang dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab bahkan pihak kepolisian yang dipercaya oleh masyarakat untuk membasmi judi sabung ayam justru memanfaatkan sebagai ladang bisnis.

“Untuk itu kami meminta kepada Kapolda untuk bertindak tegas membubarkan judi sabung ayam di Toraja yang berlindung mengatasnamakan  adat serta menindaki oknum aparat polisi yang selama ini membekingi aktivitas judi tersebut,” tegas tokoh adat tersebut.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, kabid humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani katakan, jika benar ada indikasi seperti itu pihaknya akan segera mengecek dan melakukan koordinasi dengan Kapolres Tana Toraja untuk dilakukan penindakan.

Lisna/JF

Komentar Anda