Poling Balon Bupati Toraja Di Pilkada 2015

Menurut Anda Siapakah Balon Bupati Toraja Utara yang pantas maju di Pilkada 2015: 1. EDIE RANTE TASAK 2. DAVID PAJUNG . 3. F.B.SORRING.4. F.B.ROMBELAYUK. 5. YOHANIS BASSANG 6. LEWARAN RANTELA'BI'.7.YERVIS PAKAN.8.JAFFRAY BITIKAKA. Kirim tanggapan ISI KOLOM dibawah INI. Atau ke email: kabartoraja@gmail.com atau via FB kabartoraja
Email:
Judul:
Pesan:
Pertanyaan anti spam: Berapa jumlah mata manusia?

Video Toraja

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini3647
mod_vvisit_counterKemarin9403
mod_vvisit_counterMinggu ini3647
mod_vvisit_counterMinggu kemarin57342
mod_vvisit_counterBulan ini199943
mod_vvisit_counterBulan Kemarin262235
mod_vvisit_counterTotal8544203

We have: 101 guests online
IP anda: 54.211.95.201
 , 
Today: Sep 21, 2014
Soal Bandar Udara Buntu Kuni', Tim 9 Dianggap Miskin Sosialisasi  E-mail
Ditulis oleh editor on Kamis, 06 Oktober 2011 23:45   

 Editor: KTC01, Reporter: Papa Bryan

KABAR-TORAJA.COM -- Makassar- Sebagai daerah pariwisata dan menjadi destinasi wisatawan domestik maupun luar negeri, Toraja membutuhkan infrastruktur jalan yang memadai.

Bandar udara di Buntu Kuni' Mengkendek Kabupaten Tana Toraja sangat diharapkan menjadi salah satu solusi, mengatasi masalah pariwisata di Toraja.

Demikian diungkapkan oleh Putra daerah Toraja Yusuf Kondorura kepada media ini, Rabu (6/10/2011) sore tadi, di Makassar. Menurutnya kesiapan pemerintah daerah menyikapi pembangunan bandar udara yang disebut-sebut sebagai pintu utama bagi wisatawan, minim keseriusan.

Menurut Yusuf juga Arsitektur jebolan Unhas, mengatakan persiapan pembangunan bandar udara di Buntu Kuni melalui pembentukan tim-tim, utamanya tim 9 minim keseriusan ditandai sosialisasi yang minim kepada masyarakat. Hal itu dibuktikan, ucap dia, dengan masalah ganti rugi lahan yang berujung pada pertemuan tim 9 dengan komisi I DPRD Tana Toraja, dan sudah sampai dimeja hijau, ujar Yusuf.

" Jika serius tentu jalannya baik, tidak berujung pada kisruh ganti rugi lahan seperti yang terjadi saat ini," tutur Yusuf yang juga konsultan teknik disalah satu perusahaan swasta Makassar.

Lanjut dikatakannya sebaiknya tim sembilan paham akan kondisi adat di Toraja. Tanah yang biasanya dimiliki beberapa kepala keluarga dalam satu Tongkonan harus menjadi titik waspada. salah melangkah atau bekerja seadanya tanpa mau berlelah-lelah menghimpun warga yang berkompeten, akan berdampak negatif pada efektifitas maupun efisiensi kerja.

" Pemkab diwakili tim  sembilan yang mengurus pembebasan lahan semestinya berkomunikasi secara masiv. Artinya komunikasi digelar habis-habisan, bekerja secara merakyat dengan turun langsung dilapangan. Kalau perlu datangi warga langsung dirumahnya, gelar pertemuan sebanyak mungkin," terang Yusuf.

Oleh karena itu Yusuf menghimbau agar masalah bandar udara diselesaikan dengan sebaik-baiknya, tanpa merugikan masyarakat sekaligus pemkab harus putar otak selesaikan bandar udara sesuai tenggat waktu.

Tersirat kuat dalam perkataan mantan pengurus ORARI di Timika ini, bahwa masalah bandar udara yang kini telah sampai di meja hijau, seyogyanya dibicarakan secara baik-baik. Dengan berpijak pada norma hukum yang berlaku. Serta kepentingan masyarakat secara umumnya maupun orang Toraja khususnya.

"Tugas pemerintah sebagai pelayan rakyat berarti menjamu rakyat. Namun Rakyat juga harus paham akan kepentingan bersama," pungkas Yusuf juga mantan pengurus PDIP cabang Timika ini.

Lebih lengkap berita terkait kisruh bandar udara Buntu Kuni'. Telah media ini beritakan beberapa waktu lalu. Lebih lengkapnya klik disini.



 

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

Play Group Agape


Agape Play Group dan Penitipan Anak

banner

SIAPAKAH Balon Bupati Toraja Utara Yang Pantas Maju Di Pilkada 2015

Poling Balon Bupati Toraja Utara Di Pilkada 2015
 

Penulis Pariwisata Toraja



Jakarta Punya Berita
Hakcipta © 2011 Kabar Toraja. Semua Hak Dilindungi.